Paspor Umroh 2026 — Biaya, Syarat, dan Cara Membuat (Panduan Lengkap untuk Calon Jamaah)

Assalamu'alaikum warahmatullah, Sahabat Faaza.

Dari semua dokumen umroh, paspor adalah dokumen pertama yang harus siap. Tanpa paspor, visa tidak bisa diproses, tiket tidak bisa diterbitkan, dan kamu tidak akan diizinkan keluar dari imigrasi Soekarno-Hatta. Sederhananya: paspor itu kunci segalanya.

Sayangnya, banyak calon jamaah baru sadar soal paspor di H-1 bulan keberangkatan. Akhirnya panik mengejar layanan percepatan dengan tambahan biaya Rp1 juta, atau lebih buruk lagi, gagal berangkat karena masa berlaku paspor lama tinggal 5 bulan (padahal aturan Saudi minimal 6 bulan).

Artikel ini menyusun semua yang perlu kamu tahu tentang paspor umroh tahun 2026: tarif resmi Direktorat Jenderal Imigrasi, syarat dokumen lengkap untuk empat kategori (dewasa baru, anak baru, dewasa perpanjangan, anak perpanjangan), cara daftar via aplikasi M-Paspor, dan tips supaya prosesnya tidak ribet.

Semua data biaya di artikel ini diambil dari portal resmi imigrasi.go.id tahun 2026, dengan cross-check ke beberapa sumber tambahan.

Tarif resmi paspor 2026

Direktorat Jenderal Imigrasi membagi paspor jadi dua jenis utama berdasarkan teknologi penyimpanan data:

1. Paspor biasa (non-elektronik). Data biometrik disimpan di lembaran fisik. Sudah jarang dipilih, tapi tetap diterima untuk umroh.

2. Paspor elektronik (e-paspor). Data biometrik tersimpan di chip yang tertanam di sampul. Lebih sulit dipalsukan, dan diakui di lebih banyak negara untuk fasilitas visa-on-arrival.

Biaya paspor biasa (non-elektronik, 48 halaman)

  • Masa berlaku 5 tahun: Rp350.000

  • Masa berlaku 10 tahun: Rp650.000

Biaya paspor elektronik (e-paspor, 48 halaman)

  • Masa berlaku 5 tahun: Rp650.000

  • Masa berlaku 10 tahun: Rp900.000

Biaya layanan percepatan

Kalau kamu butuh paspor selesai di hari yang sama (one day service), ada biaya tambahan:

Rp1.000.000 di luar biaya penerbitan paspor.

Total biaya kalau pilih e-paspor 10 tahun + percepatan:

Rp900.000 + Rp1.000.000 = Rp1.900.000

Tarif ini berlaku sama untuk dewasa dan anak. Tidak ada diskon untuk anak di bawah usia tertentu. Tarif juga berlaku seragam di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. (Direktorat Jenderal Imigrasi — Biaya keimigrasian, Imigrasi Malang — Tarif paspor terbaru, Indonesia Baik — Terbaru 2026 syarat dan biaya bikin paspor)

Estimasi waktu

  • Layanan reguler: 3–4 hari kerja setelah sesi foto dan wawancara.

  • Layanan percepatan: selesai di hari yang sama, tergantung kuota di kantor imigrasi.

Mana yang dipilih: paspor biasa atau e-paspor?

Kalau cuma untuk umroh sekali seumur hidup, paspor biasa Rp650.000 (10 tahun) sudah cukup. Tapi kalau kamu punya rencana ke depan, pertimbangkan e-paspor karena:

  • Diakui Jepang untuk visa-on-arrival (gratis visa Jepang).

  • Lebih aman dari pemalsuan karena ada chip.

  • Antrian imigrasi di banyak negara lebih cepat untuk e-paspor.

  • Selisihnya hanya Rp250.000 untuk versi 10 tahun.

Rekomendasi praktis untuk calon jamaah:

  • Kalau umroh ini perjalanan ke luar negeri pertama dan terakhir: paspor biasa 10 tahun (Rp650.000).

  • Kalau ada rencana umroh lagi, haji, atau wisata ke luar negeri lain: e-paspor 10 tahun (Rp900.000). Lebih hemat dalam jangka panjang.

Empat kategori syarat dokumen

Ada empat skenario yang paling sering dihadapi calon jamaah Faaza. Kategori dokumennya beda-beda. Cek mana yang sesuai dengan kondisimu.

Kategori 1 — Dewasa belum punya paspor (paspor baru dewasa)

Dokumen yang wajib dibawa, asli plus fotokopi:

  • e-KTP yang masih berlaku.

  • Kartu Keluarga (KK) terbaru.

  • Akta Kelahiran ATAU Ijazah (SD/SMP/SMA) ATAU Buku Nikah. Cukup salah satu.

  • Formulir permohonan (otomatis terisi kalau daftar via aplikasi M-Paspor).

Estimasi waktu:

  • Reguler: 3–4 hari kerja.

  • Percepatan: selesai hari yang sama (tergantung kuota).

Kategori 2 — Anak belum punya paspor (paspor baru anak)

Anak di sini berarti usia di bawah 17 tahun yang belum punya KTP. Dokumen:

  • Akta Kelahiran anak (asli + fotokopi).

  • Kartu Keluarga.

  • e-KTP ayah dan ibu (keduanya).

  • Buku/Surat Nikah orang tua (sangat disarankan).

  • Paspor orang tua (kalau sudah ada).

  • Formulir permohonan.

Catatan khusus:

  • Anak wajib didampingi orang tua kandung (minimal salah satu) saat pengambilan foto dan wawancara, dan saat pengambilan paspor jadi.

  • Paspor anak umumnya berlaku 5 tahun (akan diperpanjang setelah 5 tahun karena wajah anak masih berubah pesat).

  • Bayi pun bisa dibuatkan paspor. Tidak ada batas usia minimum.

Kategori 3 — Dewasa sudah punya paspor (perpanjangan)

Dokumen:

  • Paspor lama (asli).

  • e-KTP yang masih berlaku.

  • Kartu Keluarga (kadang diminta, kadang tidak — bawa saja untuk amannya).

  • Formulir permohonan.

Tips: kalau paspor lamamu e-paspor dan masa berlaku belum habis tapi sudah dekat (misalnya tinggal 7 bulan), perpanjangan sekarang justru dianjurkan. Aturan Saudi minimal 6 bulan, dan 7 bulan terlalu mepet kalau ada keterlambatan jadwal umroh.

Kategori 4 — Anak sudah punya paspor (perpanjangan)

Dokumen:

  • Paspor lama anak.

  • Akta Kelahiran anak.

  • Kartu Keluarga.

  • e-KTP ayah dan/atau ibu.

  • Formulir permohonan.

Orang tua tetap harus mendampingi anak saat seluruh proses.

Hati-hati soal nama di paspor untuk Saudi

Ada satu hal yang dulu wajib diketahui calon jamaah umroh: nama minimal 3 suku kata. Aturan ini berasal dari kebijakan visa Saudi.

Kabar baiknya, aturan ini sudah dilonggarkan di tahun-tahun terakhir. Saudi tidak lagi otomatis menolak visa untuk nama 1 atau 2 suku kata. Tapi sebagian biro umroh masih merekomendasikan untuk menambah nama keluarga (nama ayah) di paspor, supaya:

  • Visa diproses lebih cepat.

  • Tidak ada masalah identifikasi di imigrasi Saudi.

  • Sesuai dengan format identitas di sana.

Saran praktis untuk Sahabat Faaza:

  • Kalau namamu cuma satu kata (misalnya "Slamet"), kamu bisa minta petugas imigrasi menambahkan nama ayah di kolom yang tersedia.

  • Konsultasikan ke admin Faaza sebelum daftar paspor — kami bisa kasih panduan tergantung kebijakan terbaru biro umroh dan kondisi visa.

  • Jangan ubah nama secara sepihak di paspor jika di KTP kamu cuma satu kata. Ini bisa menimbulkan ketidaksesuaian dokumen yang justru menghambat.

Cara daftar paspor via aplikasi M-Paspor

Sejak beberapa tahun lalu, semua pendaftaran paspor di Indonesia harus melalui aplikasi M-Paspor (resmi dari Direktorat Jenderal Imigrasi). Tidak ada lagi sistem walk-in tanpa antrian online.

Langkah-langkahnya:

Langkah 1 — Download aplikasi M-Paspor

  • Di Android: cari "M-Paspor" di Google Play Store, pastikan publisher-nya Direktorat Jenderal Imigrasi.

  • Di iOS: sama, cek di App Store.

Hati-hati pada aplikasi serupa yang bukan resmi.

Langkah 2 — Registrasi akun

Siapkan:

  • Email aktif.

  • Nomor HP aktif (yang bisa menerima OTP).

  • Foto KTP.

Daftar akun, verifikasi email dan nomor HP via OTP.

Langkah 3 — Pengajuan permohonan

Di aplikasi, pilih:

  • Jenis permohonan: Reguler atau Percepatan.

  • Jenis paspor: Biasa atau Elektronik.

  • Jumlah pemohon: kalau satu keluarga umroh bareng, bisa daftar sekaligus.

Langkah 4 — Unggah dokumen

Foto semua dokumen yang dibutuhkan (sesuai kategori 1-4 di atas), lalu unggah satu per satu. Pastikan foto jelas, tidak buram, dan seluruh dokumen terlihat.

Langkah 5 — Pilih kantor imigrasi dan jadwal

  • Cari kantor imigrasi terdekat dari domisili.

  • Pilih tanggal dan jam kedatangan dari slot yang tersedia.

  • Kalau slot di kantor terdekat penuh, coba kantor di kota sebelah.

Langkah 6 — Pembayaran

Setelah jadwal dipilih, kamu dapat kode billing. Bayar dalam maksimal 2 jam lewat:

  • Bank (BRI, BNI, Mandiri, BCA, dll. — counter teller atau mobile banking).

  • Kantor Pos.

  • Marketplace (Tokopedia, Shopee — cek di kategori "Tagihan").

Kalau tidak dibayar dalam 2 jam, kode billing hangus dan kamu harus daftar ulang.

Langkah 7 — Datang sesuai jadwal

  • Datang 30 menit sebelum jadwal.

  • Bawa semua dokumen asli + fotokopi.

  • Berpakaian rapi (akan difoto biometrik).

  • Hindari pakai kontak lens berwarna, hindari atasan putih (background foto putih).

Langkah 8 — Tunggu paspor jadi

  • Reguler: cek aplikasi M-Paspor untuk notifikasi pengambilan (sekitar 3–4 hari kerja).

  • Percepatan: tunggu di kantor imigrasi sampai sore, paspor jadi hari itu juga.

Cek lebih lengkap di Imigrasi Malang — Syarat dan prosedur lengkap pengurusan paspor 2026 dan Imigrasi Yogyakarta — Cara mudah pengurusan paspor untuk umroh.

Denda dan biaya tambahan yang perlu diketahui

Selain biaya pembuatan, ada beberapa biaya tambahan yang berlaku dalam kondisi tertentu:

Paspor hilang. Denda Rp1.000.000, di luar biaya pembuatan paspor baru. Total: Rp650.000 + Rp1.000.000 = Rp1.650.000 untuk paspor biasa 10 tahun. Cukup mahal, jadi simpan paspor dengan baik.

Paspor rusak karena kelalaian. Denda Rp500.000. Misalnya kena air, lecek, atau sobek. Kerusakan karena bencana (banjir, kebakaran) ada prosedur tersendiri.

Paspor hilang/rusak karena bencana alam. Tidak dikenakan denda, tapi harus melampirkan surat keterangan dari pejabat berwenang (RT/RW/Kepolisian).

Ini sebabnya, simpan paspor di tempat yang aman dan kering. Bukan di dompet, bukan di laci yang basah, dan bukan di tas anak. Kalau bisa, foto digital paspormu dan simpan di Google Drive sebagai backup. (Detik — Cara buat paspor baru 2026: syarat, biaya, hingga denda paspor hilang)

Aturan masa berlaku untuk umroh

Ini paling sering bikin jamaah panik di menit terakhir.

Aturan Saudi: paspor harus punya masa berlaku minimal 6 bulan dari tanggal kepulangan dari Arab Saudi. Bukan dari tanggal keberangkatan, tapi dari tanggal pulang.

Contoh:

  • Tanggal keberangkatan umroh: 1 Februari 2027.

  • Tanggal pulang dari Saudi: 10 Februari 2027.

  • Paspormu harus minimal berlaku sampai: 10 Agustus 2027.

Kalau paspormu habis sebelum 10 Agustus 2027, kamu tidak akan diizinkan masuk Saudi. Visa pun tidak akan diproses.

Cek masa berlaku paspormu sekarang. Lihat di halaman data diri paspor, baris "Tanggal Berakhir" atau "Date of Expiry". Kalau sudah kurang dari 8 bulan, lebih baik perpanjang sekarang juga.

Tips persiapan paspor khusus untuk calon jamaah umroh

1. Urus minimal 3–4 bulan sebelum keberangkatan

Musim umroh peak (menjelang Ramadan dan musim haji) bikin antrian M-Paspor membludak. Beberapa kantor imigrasi slotnya penuh sampai 1 bulan ke depan. Lebih baik buffer waktu.

2. Pilih masa berlaku 10 tahun

Walaupun selisih biayanya Rp250.000 untuk e-paspor (Rp300.000 untuk biasa), 10 tahun jelas lebih hemat dalam jangka panjang. Sekali umroh, biasanya jamaah jadi ketagihan. Atau anak-anak yang sudah pegang paspor cenderung diajak ke perjalanan keluarga lain (ASEAN, Turki, Mesir).

3. Layanan percepatan: hanya kalau benar-benar darurat

Tambahan Rp1.000.000 cukup signifikan. Pakai cuma kalau:

  • Sudah deposit paket umroh dan keberangkatan tinggal kurang dari 2 bulan.

  • Paspor lama hilang atau rusak di menit terakhir.

  • Ada kebutuhan business trip mendadak.

Untuk kondisi normal, layanan reguler 3–4 hari kerja sudah cukup cepat.

4. Cek nama di KTP, KK, Akta sama persis

Yang sering bikin proses tertunda: nama di KTP berbeda satu huruf dengan nama di Akta Kelahiran (misalnya "Muhammad" vs "Muhamad"). Petugas imigrasi akan minta surat keterangan dari Disdukcapil. Ini buang waktu 1–2 minggu tambahan.

Saran: cek dulu sebelum mendaftar. Kalau ada perbedaan, urus penyesuaian di Disdukcapil dulu.

5. Foto biometrik: persiapan visual

Saat sesi foto di kantor imigrasi:

  • Pakaian rapi, hindari putih (akan blend dengan background).

  • Hindari kontak lens berwarna (mata harus tampak natural).

  • Hindari aksesoris berlebihan (anting besar, kacamata bingkai tebal).

  • Bagi wanita: tetap pakai jilbab. Petugas akan minta posisi jilbab supaya wajah terlihat penuh.

  • Bagi pria: rambut rapi, tidak menutupi dahi atau telinga.

6. Daftar untuk keluarga sekaligus

Aplikasi M-Paspor mendukung pengajuan multi-pemohon. Kalau satu keluarga (suami, istri, anak-anak) berangkat umroh bareng, daftarkan di satu pengajuan. Bisa dapat slot bersamaan dan lebih efisien.

7. Simpan tanda terima pembayaran

Setelah bayar via bank/marketplace, simpan tanda terima. Akan diminta saat datang ke kantor imigrasi. Print fisiknya, jangan cuma di HP — kalau HP error atau baterai habis, kamu repot.

8. Sebelum berangkat umroh, foto digital paspor

Setelah paspor jadi, foto seluruh halaman data diri dan halaman visa (setelah visa terbit). Simpan di:

  • Email pribadi.

  • Google Drive atau iCloud.

  • Kirim ke pasangan/keluarga sebagai backup.

Kalau paspor hilang di Saudi, foto digital ini sangat membantu KBRI Jeddah memproses penggantian darurat.

Ringkasan cepat — apa yang harus kamu lakukan sekarang

Untuk membantu kamu tidak panik di menit terakhir:

Step 1 (hari ini): Cek masa berlaku paspormu (dan paspor keluarga yang ikut). Catat tanggal berakhirnya.

Step 2 (minggu ini):

  • Kalau belum punya paspor → siapkan dokumen Kategori 1 atau 2 (sesuai usia).

  • Kalau paspor lama berlaku < 8 bulan dari tanggal pulang umroh → siapkan dokumen Kategori 3 atau 4.

Step 3 (bulan ini): Download aplikasi M-Paspor, registrasi akun, ajukan permohonan, pilih jadwal.

Step 4 (jadwal yang dipilih): Datang ke kantor imigrasi, bawa dokumen asli + fotokopi, ikuti proses foto dan wawancara.

Step 5 (3–4 hari kerja kemudian): Ambil paspor jadi. Foto digital, simpan backup.

Step 6 (selesai paspor): Kabari admin Faaza supaya kami bisa lanjut proses visa dan paket umroh.

Penutup

Paspor adalah investasi 10 tahun ke depan untuk ibadah dan perjalanan. Biayanya tidak besar dibanding manfaatnya, prosesnya juga tidak rumit kalau dokumenmu lengkap dan kamu daftar lebih awal. Yang sering bikin masalah cuma satu: nunda-nunda.

Jadi kalau hari ini kamu masih sedang menabung untuk paket umroh, mulai juga proses paspormu paralel. Setidaknya cek masa berlaku, dan persiapkan dokumen di file folder yang siap pakai. Saat keberangkatan sudah pasti, kamu tinggal eksekusi tanpa drama menit terakhir.

Tim Faaza Travel siap membantu Bapak/Ibu cek kelengkapan paspor hingga pengajuan paspor (dengan biaya tambahan) sebelum mendaftar paket umroh. Kalau ada keraguan soal nama, masa berlaku, atau dokumen pendukung, konsultasi gratis lewat tombol WhatsApp di pojok halaman ini.

Next
Next

14 Keutamaan Kota Mekkah dalam Quran dan Hadits — Pahami Sebelum Kamu Berangkat Umroh