10 Doa dari Al-Qur'an untuk Dibaca Selama Umrah

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Sahabat Faaza.

Banyak jamaah bertanya, "Nanti di sana sebaiknya berdoa apa?" Jawabannya: berdoalah dengan bahasa kamu sendiri, dari hati, untuk apa saja yang baik. Tapi ada baiknya juga punya bekal doa yang lafaznya langsung dari Al-Qur'an, doa yang dipanjatkan para nabi dan orang-orang saleh dan diabadikan Allah dalam kitab-Nya.

Di bawah ini ada 10 doa pilihan dari Al-Qur'an dan satu doa jami' dari hadits sahih, lengkap dengan teks Arab, bacaan latin, arti, dan nomor ayatnya. Simpan halaman ini, hafalkan satu atau dua yang paling dekat dengan hajat kamu, lalu rutinkan selama di Tanah Suci.

1. Doa kebaikan dunia dan akhirat (QS. Al-Baqarah: 201)

رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِى ٱلدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى ٱلْءَاخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ

Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qina 'adzaban-nar.

"Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka."

Doa ini juga tercantum di Buku Doa & Dzikir Faaza untuk dibaca saat thawaf, di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad.

2. Doa minta dimaafkan dan diringankan beban (QS. Al-Baqarah: 286)

رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ ۖ وَٱعْفُ عَنَّا وَٱغْفِرْ لَنَا وَٱرْحَمْنَآ ۚ أَنتَ مَوْلَىٰنَا فَٱنصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ

Rabbanā lā tuākhiżnā in nasīnā au akhṭanā, rabbanā wa lā taḥmil 'alainā iṣrang kamā ḥamaltahụ 'alallażīna ming qablinā, rabbanā wa lā tuḥammilnā mā lā ṭāqata lanā bih, wa'fu 'annā, wagfir lanā, war-ḥamnā, anta maulānā fanṣurnā 'alal-qaumil-kāfirīn.

"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir."

3. Doa keteguhan hati (QS. Ali 'Imran: 8)

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْوَهَّابُ

Rabbanā lā tuzig qulụbanā ba'da iż hadaitanā wa hab lanā mil ladungka raḥmah, innaka antal-wahhāb.

"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)."

4. Doa ampunan dan keteguhan langkah (QS. Ali 'Imran: 147)

رَبَّنَا ٱغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِىٓ أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَٱنصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ

Rabbanagfir lanā żunụbanā wa isrāfanā fī amrinā wa ṡabbit aqdāmanā wanṣurnā 'alal-qaumil-kāfirīn.

"Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir."

Ini doa para pengikut nabi yang tetap teguh berjuang bersama nabi mereka, seperti diceritakan pada ayat sebelumnya.

5. Doa taubat Nabi Adam dan Hawa (QS. Al-A'raf: 23)

رَبَّنَا ظَلَمْنَآ أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ ٱلْخَٰسِرِينَ

Rabbanā ẓalamnā anfusanā wa il lam tagfir lanā wa tar-ḥamnā lanakụnanna minal-khāsirīn.

"Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi."

6. Doa Nabi Ibrahim untuk diri dan keturunan (QS. Ibrahim: 40)

رَبِّ ٱجْعَلْنِى مُقِيمَ ٱلصَّلَوٰةِ وَمِن ذُرِّيَّتِى ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَآءِ

Rabbij'alnī muqīmaṣ-ṣalāti wa min żurriyyatī, rabbanā wa taqabbal du'ā`.

"Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku."

Doa Nabi Ibrahim, yang bersama Nabi Ismail meninggikan fondasi Ka'bah (QS. Al-Baqarah: 127). Cocok dibaca untuk anak dan cucu yang menunggu di rumah.

7. Doa masuk dan keluar dengan cara yang benar (QS. Al-Isra: 80)

رَبِّ أَدْخِلْنِى مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِى مُخْرَجَ صِدْقٍ وَٱجْعَل لِّى مِن لَّدُنكَ سُلْطَٰنًا نَّصِيرًا

Rabbi adkhilnī mudkhala ṣidqiw wa akhrijnī mukhraja ṣidqiw waj'al lī mil ladungka sulṭānan naṣīrā.

"Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong."

Doa yang pas untuk mengawali dan mengakhiri setiap urusan, termasuk saat memulai dan menutup perjalanan umrah.

8. Doa pendek minta ampun dan rahmat (QS. Al-Mu'minun: 118)

رَبِّ ٱغْفِرْ وَٱرْحَمْ وَأَنتَ خَيْرُ ٱلرَّٰحِمِينَ

Rabbigfir war-ḥam wa anta khairur-rāḥimīn.

"Ya Tuhanku berilah ampun dan berilah rahmat, dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling baik."

Pendek dan mudah dihafal, jadi bisa diulang kapan saja: saat antre, saat berjalan ke masjid, atau di sela thawaf.

9. Doa untuk keluarga (QS. Al-Furqan: 74)

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَٰجِنَا وَذُرِّيَّٰتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَٱجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Rabbanā hab lanā min azwājinā wa żurriyyātinā qurrata a'yuniw waj'alnā lil-muttaqīna imāmā.

"Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa."

Doa 'Ibadurrahman, hamba-hamba Allah yang disebut di akhir Surah Al-Furqan.

10. Doa untuk diri dan saudara seiman (QS. Al-Hasyr: 10)

رَبَّنَا ٱغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَٰنِنَا ٱلَّذِينَ سَبَقُونَا بِٱلْإِيمَٰنِ وَلَا تَجْعَلْ فِى قُلُوبِنَا غِلًّا لِّلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ رَبَّنَآ إِنَّكَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ

Rabbanagfir lanā wa liikhwāninallażīna sabaqụnā bil-īmāni wa lā taj'al fī qulụbinā gillal lillażīna āmanụ, rabbanā innaka raụfur raḥīm.

"Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang."

Lewat doa ini, kita ikut mendoakan saudara seiman yang lebih dulu beriman.

Bonus: doa jami' yang diajarkan Nabi ﷺ kepada Aisyah

Rasulullah ﷺ mengajarkan doa ini kepada Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu 'anha. Isinya meminta seluruh kebaikan dan berlindung dari seluruh keburukan, cocok untuk kamu yang bingung harus meminta apa.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنَ الْخَيْرِ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ، مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الشَّرِّ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ، مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا سَأَلَكَ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَاذَ بِهِ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَأَسْأَلُكَ أَنْ تَجْعَلَ كُلَّ قَضَاءٍ قَضَيْتَهُ لِي خَيْرًا

Allahumma inni as-aluka minal khoiri kullihi 'aajilihi wa aajilih, maa 'alimtu minhu wa maa lam a'lam. Wa a'udzu bika minasy syarri kullihi 'aajilihi wa aajilih, maa 'alimtu minhu wa maa lam a'lam. Allahumma inni as-aluka min khoiri maa sa-alaka 'abduka wa nabiyyuk, wa a'udzu bika min syarri maa 'aadza bihi 'abduka wa nabiyyuk. Allahumma inni as-alukal jannata wa maa qorroba ilaihaa min qoulin aw 'amal, wa a'udzu bika minan naari wa maa qorroba ilaihaa min qoulin aw 'amal, wa as-aluka an taj'ala kulla qodhoo-in qodhoitahu lii khoiroo.

"Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon kepada-Mu seluruh kebaikan, baik yang segera (di dunia) ataupun yang tertunda (di akhirat), baik yang aku ketahui ataupun yang tidak aku ketahui. Aku berlindung kepada-Mu dari seluruh keburukan, baik yang segera (di dunia) ataupun yang tertunda (di akhirat), baik yang aku ketahui ataupun yang tidak aku ketahui. Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan yang pernah dimohonkan oleh hamba-Mu dan Nabi-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang dimohonkan perlindungannya oleh hamba-Mu dan Nabi-Mu. Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon kepada-Mu surga dan segala perkataan atau perbuatan yang mendekatkan kepadanya, dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka dan segala perkataan atau perbuatan yang mendekatkan kepadanya. Aku juga memohon kepada-Mu agar Engkau menjadikan setiap takdir yang Engkau tentukan untukku adalah kebaikan."

(HR. Ibnu Majah no. 3846 dan Ahmad; hadits sahih)

Tips mengamalkan doa-doa ini

  • Pilih dua atau tiga dulu. Lebih baik sedikit tapi dibaca dengan paham artinya, daripada banyak tapi terburu-buru.

  • Hafalkan sejak di rumah. Waktu persiapan sebelum berangkat cukup untuk menghafal doa-doa pendek seperti nomor 1, 8, dan 6.

  • Simpan di HP atau cetak kecil. Halaman ini bisa kamu simpan dan buka di sela ibadah.

  • Tetap berdoa dengan bahasa sendiri. Doa-doa ini bekal tambahan. Sampaikan juga hajat pribadi kamu dengan kata-kata sendiri, termasuk di sela dzikir Shafa dan Marwah seperti tuntunan di Buku Doa & Dzikir Faaza.

  • Ikuti tuntunan bacaan manasik. Untuk bacaan yang memang ada tuntunannya (niat ihram, talbiyah, doa di Shafa dan Marwah), pakai lafaz yang ada di Buku Doa & Dzikir Faaza yang dibagikan saat manasik.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apakah harus membaca doa dalam bahasa Arab? Tidak harus. Berdoa dengan bahasa sendiri tetap boleh. Doa dari Al-Qur'an di atas adalah bekal tambahan yang lafaznya dari kitab Allah.

Apakah doa-doa ini wajib dibaca saat umrah? Tidak. Ini doa pilihan untuk dirutinkan, bukan bagian dari rukun atau wajib umrah.

Kenapa ada doa yang terjemahannya memakai kata "Ya Tuhan kami" dan ada yang "Ya Rabb kami"? Keduanya terjemahan dari kata yang sama (Rabbanā). Terjemahan di artikel ini mengikuti sumbernya masing-masing, jadi kami biarkan apa adanya.

Penutup

Semoga Allah memudahkan setiap langkah kamu menuju dan selama di Tanah Suci, dan menerima doa-doa kita semua.

Di program Umrah Intimate Faaza, rombongan kami kecil, jadi pembimbing punya waktu untuk menemani jamaah satu per satu, termasuk membantu menghafal dan memahami bacaan doa sebelum berangkat. Ada yang ingin ditanyakan? Hubungi tim Faaza Travel di WhatsApp 0815 1003 2292 (wa.me/6281510032292).

Umrah Intimate: hangat, dekat, penuh perhatian.

Next
Next

Cara Aktivasi Paket Internet Roaming Umrah untuk Indosat, Telkomsel, Smartfren, dan XL